Posted by: IRADHATIE WURINANDA in Uncategorized No Comments »

Sukses itu bukan karena ambisius, tetapi karena serius dan selalu mengikuti jalan yang lurus

— irawrnd

Ninotchka

Posted by: IRADHATIE WURINANDA in Uncategorized No Comments »

NINOTCHKA!! Butuh perjuangan banget buat sampai ke kafe kece ini. Daerahnya terpencil banget soalnya ada di dalem perumahan Citra Garden  6 yang ada di ujung Kali Deres, Jakarta Barat. Entah kenapa selalu ada jalan di tengah kesulitan. Yap, si Mas yang ada di NINOTCHKA ini bagaikan malaikat penolong gue, ica, ulan, dan ifah di tengah kebutaan kita di daerah tersebut. Dengan baik dan murah hati, dia mengarahkan kita ke tempat tujuan dan memberi pelayanan dengan menelponkan taksi untuk kita pulang. Untuk masalah makanan dan harganya, jangan diragukan lagi. Biarpun nampak dengan porsi yang kecil, tapi dijamin bisa menutupi  lapar dan pastinya rasa yang memuaskan lidah konsumennya. Harganya juga bisa dijamah oleh kantong mahasiswa seperti gue ini, pas sama kualitas makanan yang kita dapet. Diantara yang gue pesen sama temen-temen itu ada chicken condon bleu, fettucini carbonara, sama beef lasagna seperti yang ada di gambar. Waaah, pokoknya walau penuh perjuangan tapi seru dan happy ending banget buat perjalanan waktu itu. Selalu ada pengalaman baru dan pelajaran baru di setiap perjalanan, WHAT A DAY!!! :)

PERTANIAN DI WILAYAH BOGOR

Posted by: IRADHATIE WURINANDA in Uncategorized No Comments »

PERTANIAN DI WILAYAH BOGOR

IRADHATIE WURINANDA-I34110142

 

             Setiap daerah di Indonesia memiliki produk unggulan pertanian yang tentunya berbeda-beda. Begitu juga dengan kota hujan, Bogor, yang memiliki produk unggulan pertanian berupa talas, sehingga dikenal sebagai Talas Bogor. Talas Bogor atau dalam bahasa latinnya Colocasia gianteum Hook, termasuk dalam suku talas-talasan atau Araceae, merupakan tumbuhan penghasil umbi popular yang banyak ditanam di daerah sub tropis dan tropis. Di Indonesia tempat pengembangan talas adalah Kota Bogor dan Malang yang menghasilkan beberapa jenis talas yang enak rasa umbinya.

            Tanaman yang sering juga disebut keladi atau taro itu telah dikenal sejak 100 tahun sebelum Masehi, dan diduga berasal dari India, Srilangka, atau dari Sumatera. Sejak permulaan sejarah perkembangan Bogor, talas sendiri sudah sangat berkembang dan banyak dikonsumsi oleh penduduk setempat. Hingga saat ini Talas Bogor sudah terkenal dan menjadi salah satu buah tangan khas yang selalu dibawa para pendatang untuk oleh-oleh bagi sanak keluarganya.

            Berbagai jenis talas terdapat di Bogor, tetapi tidak semua enak rasanya. Dari jenis-jenis talas itu, yang terkenal memiliki rasa enak dan banyak dijajakan di pinggir-pinggir jalan utama seperti Jalan Pajajaran, yaitu talas sutera dan talas bentul atau talas ketan. Selain itu, Bogor juga terkenal memiliki jenis talas lain yang disebut talas mentega atau talas gambir (talas hideung), talas balitung, talas kutil, dan talas laja yang cocok untuk sayur mayur. Talas Sutera memiliki daun yang berwarna hijau muda dan dan berbulu halus seperti Sutera. Di panen pada umur 5-6 bulan. Umbinya kecoklatan yang dapat berukuran sedang sampai besar. Talas Bentul memiliki umbinya lebih besar dengan warna batang yang lebih ungu di banding Talas Sutera. Talas Bentul dapat dipanen setelah berumur 8-10 bulan dengan umbi yang relatif lebih besar dan berwarna lebih muda kekuning-kuningan. Talas Ketan warna pelepahnya hijau tua kemerahan. Di Bogor dikenal pula jenis talas yang disebut Talas Mentega (Talas Gambir/Talas Hideung), karena batang dan daunnya berwarna ungu gelap.

            Di Indonesia, talas dikonsumsi sebagai makanan pokok dan makanan tambahan. Talas mengandung karbohidrat yang tinggi, protein, lemak dan vitamin Talas mempunyai nilai ekonomi yang cukup tinggi. Umbi, pelepah daunnya banyak dimanfaatkan sebagai bahan makanan, obat maupun pembungkus. Daun, sisa umbi dan kulit umbi dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak dan ikan secara langsung maupun setelah difermentasi. Tanaman ini mempunyai keterkaitan dengan pemanfaatan lingkungan dan penghijauan karena mampu tumbuh di lahan yang agak berair sampai lahan kering. Namun, kebanyakan para pendatang yang berjalan-jalan ke Kota Bogor, membeli talas untuk diolah di rumah masing-masing. Talas sendiri dapat dijadikan beragam penganan, seperti kue-kue, minuman, atau hanya digoreng saja, dengan rasa yang tidak kalah dengan umbi-umbian lain seperti singkong dan ubi jalar.

Hello world!

Posted by: IRADHATIE WURINANDA in Uncategorized 1 Comment »

Selamat datang di Blog Mahasiswa IPB. Ini adalah postingan pertamamu. Edit atau hapus postingan ini dan mulailah menulis blog sekarang juga!